
Ucapan selamat naik jabatan yang tidak kaku dan terasa tulus
Ditulis tangan · Disegel lilin · Dikirim lewat satu tautan
Grup WhatsApp kantor biasanya penuh dengan "Selamat ya, sukses selalu", kalimat yang sama untuk siapa saja. Surat yang berkesan menyebut apa yang sudah dia kerjakan sampai pantas dipromosikan, dan itu hanya bisa ditulis oleh orang yang benar-benar memperhatikan.
Gratis · Tanpa daftar · Kirim lewat tautan
Coba mulai seperti ini
“Aku tahu berapa kali kamu pulang malam demi proyek itu, jadi kabar promosimu terasa seperti kemenanganku juga.”
“Bu Rina, saya senang sekali mendengar Ibu diangkat menjadi manajer. Menurut saya, ini memang sudah waktunya.”
“Kak, aku masih ingat waktu kamu baru masuk kantor dan pulang dengan muka capek. Sekarang kamu jadi kepala divisi, dan aku bangga sekali.”
Apa yang bisa ditulis
1. Ceritakan satu kejadian nyata, misalnya saat dia menyelesaikan masalah klien atau tetap tenang waktu tim kewalahan. Satu kejadian lebih meyakinkan daripada lima kata sifat.
2. Hindari kalimat templat seperti "semoga semakin sukses dan diberkahi" jika tidak biasa kamu ucapkan. Tulis seperti caramu bicara langsung padanya.
3. Untuk mentor atau atasan lama, sebutkan satu hal yang kamu pelajari darinya. Itu pujian yang paling jarang mereka dengar, dan biasanya paling mereka ingat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q. Bolehkah memakai bahasa santai kalau yang naik jabatan adalah mentor atau orang yang lebih senior?
Boleh, asal tetap sopan. Pakai sapaan seperti Bapak atau Ibu, kalimat pendek, dan nada hangat. Sebutkan hal konkret yang kamu pelajari darinya, dan tidak perlu bahasa yang berbunga-bunga.
Q. Bisakah suratnya baru terbuka pada hari pengumuman promosinya?
Bisa. Kamu menentukan tanggal pembukaan, dan surat terbuka pukul 00.00 pada hari itu. Kirim satu tautan lewat WhatsApp. Penerima membukanya di browser tanpa memasang aplikasi atau mendaftar, dan menulis serta mengirimnya gratis.