
Surat selamat kerja baru yang bukan sekadar 'selamat ya'
Ditulis tangan · Disegel lilin · Dikirim lewat satu tautan
Orang yang baru diterima kerja biasanya kebanjiran ucapan singkat di WhatsApp, dan hampir semuanya tenggelam dalam sehari. Surat yang menyebut perjuangan atau sifat khas orang itu akan lebih lama diingat. Tulis apa yang kamu lihat sendiri selama dia berusaha, lalu doakan hari-hari pertamanya.
Gratis · Tanpa daftar · Kirim lewat tautan
Coba mulai seperti ini
“Aku masih ingat malam waktu kamu cerita capeknya kirim lamaran ke mana-mana. Jadi pas dengar kamu diterima, aku ikut lega sekali.”
“Mas, kabar kalau Mas diterima di tempat baru sudah sampai ke aku, dan aku senang mendengarnya. Mas memang pantas mendapatkannya.”
“Kantor terasa beda sejak kamu pindah, tapi aku yakin tempat barumu beruntung kedatangan orang seperti kamu.”
Apa yang bisa ditulis
1. Sebut satu usaha yang kamu saksikan sendiri, misalnya wawancara yang berkali-kali ditunda atau kursus yang dia ikuti diam-diam, bukan hanya hasil akhirnya.
2. Tulis satu sifat dia yang cocok dengan pekerjaan barunya, misalnya teliti, sabar menghadapi orang, atau cepat belajar, dan beri contoh kejadiannya.
3. Hindari menanyakan gaji atau menitip nasihat panjang tentang dunia kerja. Tutup dengan doa untuk minggu pertamanya dan ajakan bertemu, misalnya makan bareng setelah dia gajian.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q. Apa yang ditulis kalau aku tidak terlalu dekat dengan orangnya?
Tulis pendek saja: satu kenangan nyata saat kalian pernah bekerja atau mengobrol bersama, satu hal yang kamu kagumi darinya, lalu harapan untuk pekerjaan barunya. Tiga hal itu sudah terasa tulus tanpa dibuat-buat akrab.
Q. Bisakah suratnya baru terbuka tepat di hari pertama dia masuk kerja?
Bisa. Kamu tinggal mengatur tanggal buka, dan surat akan terbuka pukul 00:00 pada hari itu. Kirim linknya lewat WhatsApp kapan saja, dia membukanya lewat browser tanpa memasang aplikasi dan tanpa daftar akun. Menulis, menyegel, dan mengirim semuanya gratis.