
Surat untuk ibu, tanpa alasan khusus
Ditulis tangan · Disegel lilin · Dikirim lewat satu tautan
Kamu nggak perlu menunggu Hari Ibu untuk mengatakannya. Ibu bisa menyimpan surat di laci selama puluhan tahun. Tulis tentang satu hal kecil yang pernah beliau lakukan dan belum sempat kamu syukuri.
Gratis · Tanpa daftar · Kirim lewat tautan
Coba mulai seperti ini
“Bu, aku tahu aku jarang telepon, jadi kali ini aku menulis surat.”
“Aku masih ingat bekal yang Ibu siapkan setiap pagi sebelum aku berangkat sekolah. Sekarang giliranku menyiapkan sesuatu untuk Ibu.”
“Makin dewasa, aku makin paham betapa banyak yang Ibu korbankan untuk kami. Terima kasih, Bu.”
Apa yang bisa ditulis
1. Berterima kasihlah untuk satu hal yang spesifik: pengorbanan, kebiasaan, atau momen yang mungkin sudah beliau lupakan.
2. Ceritakan kabarmu yang ingin beliau dengar: bagaimana keadaanmu, dan apa yang kamu pelajari darinya.
3. Pakai kata-kata sederhana dan font yang mudah dibaca. Ibu biasanya membaca surat berkali-kali.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q. Apa yang ditulis di surat untuk ibu?
Kenangan masa kecil, hal yang kamu pelajari dari beliau, terima kasih untuk sesuatu yang spesifik, dan betapa berartinya beliau bagimu sekarang.
Q. Ibuku kurang paham teknologi. Apa beliau tetap bisa membukanya?
Bisa. Cukup satu tautan: beliau ketuk, lalu amplop terbuka. Tidak perlu mengunduh apa pun, dan tanpa kata sandi kecuali kamu menambahkannya.