
Surat untuk nenek atau kakek yang sudah tiada, tentang hal yang belum sempat kamu katakan
Ditulis tangan · Disegel lilin · Dikirim lewat satu tautan
Sering kali yang tertinggal bukan hal besar, tapi hal kecil seperti belum sempat pulang kampung atau belum sempat bilang terima kasih. Surat ini tidak perlu rapi atau indah, cukup ditulis seperti kamu sedang duduk di teras rumah beliau. Yang dibutuhkan hanya satu kenangan yang nyata dan satu hal yang selama ini kamu simpan sendiri.
Gratis · Tanpa daftar · Kirim lewat tautan
Coba mulai seperti ini
“Nek, sudah lama aku ingin menulis ini, tapi tiap kali mulai aku bingung harus dari mana. Jadi aku mulai dari yang paling gampang: aku kangen.”
“Kek, kemarin aku lewat warung tempat Kakek biasa beli kopi, dan tiba-tiba dadaku sesak. Ternyata aku masih sekangen itu.”
“Nenek, ada yang belum sempat aku bilang waktu terakhir kita ketemu. Aku minta maaf karena pulangnya cuma sebentar, dan aku terima kasih untuk semua yang Nenek kasih tanpa pernah minta balasan.”
Apa yang bisa ditulis
1. Tulis satu detail kecil yang hanya kamu ingat, misalnya bau minyak kayu putih di kamarnya, suara sandalnya di lantai, atau sayur yang selalu dimasak saat kamu pulang. Detail seperti ini lebih mengena daripada kata-kata umum soal kasih sayang.
2. Katakan langsung hal yang tertunda, entah maaf, terima kasih, atau pengakuan. Tidak perlu membela diri atau menjelaskan panjang kenapa dulu tidak sempat.
3. Ceritakan kabar terbaru seperti kamu sedang bertemu beliau: kerjaan baru, sekolah adik, keluarga yang bertambah, atau rumah yang sekarang sepi. Jangan paksa diri selesai sekali duduk, karena surat ini boleh ditulis berkali-kali.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q. Apa yang sebaiknya ditulis dalam surat untuk nenek atau kakek yang sudah meninggal?
Mulai dari satu kenangan yang paling kamu ingat, lalu tulis hal yang belum sempat kamu ucapkan, seperti terima kasih, maaf, atau rasa kangen. Setelah itu ceritakan kabarmu sekarang. Kalau ingin menutup dengan doa, tulis saja dengan kata-katamu sendiri.
Q. Suratnya sangat pribadi. Apakah orang lain bisa ikut membukanya?
Kamu bisa menyegel surat dengan lilin segel dan memasang kata sandi jika mau, sehingga hanya orang yang kamu beri tahu yang bisa membukanya. Surat dikirim sebagai satu tautan lewat WhatsApp atau pesan lain, dibuka lewat browser tanpa pasang aplikasi atau daftar akun. Menulis, menyegel, dan mengirim semuanya gratis.