
Surat untuk sahabat yang kehilangan, supaya dia tahu kamu tetap ada
Ditulis tangan · Disegel lilin · Dikirim lewat satu tautan
Di hari-hari pertama, WhatsApp temanmu penuh ucapan turut berduka cita. Dua minggu kemudian chat itu sepi, padahal saat itulah rumahnya terasa paling kosong. Surat yang baik menyebut nama orang yang pergi, mengingat satu hal kecil tentangnya, dan menawarkan sesuatu yang benar-benar bisa kamu lakukan.
Gratis · Tanpa daftar · Kirim lewat tautan
Coba mulai seperti ini
“Aku belum tahu harus menulis apa, tapi aku nggak mau diam saja. Aku tahu betapa kamu sayang sama Ibu, dan aku ikut kehilangan beliau.”
“Aku masih ingat cara Mochi menunggumu di depan pagar setiap kamu pulang kerja. Dia beruntung punya kamu, dan kamu pantas bersedih sedalam yang kamu rasakan.”
“Kamu nggak perlu membalas surat ini. Aku cuma mau kamu tahu aku ada, hari ini, bulan depan, dan nanti setelah orang-orang berhenti datang.”
Apa yang bisa ditulis
1. Sebut nama orang yang pergi dan tulis satu kenangan yang spesifik, misalnya masakan Bapak atau cara Mama menyambutmu di pintu. Itu menunjukkan kamu mengenalnya, bukan sekadar mengirim ucapan.
2. Hindari kalimat seperti "yang sabar ya", "sudah takdir", "ikhlasin aja", atau "dia sudah tenang". Hindari juga "aku tahu rasanya" kecuali kamu benar-benar pernah mengalaminya. Lebih jujur kalau kamu menulis "aku nggak tahu harus bilang apa, tapi aku di sini".
3. Ganti "kabari kalau butuh apa-apa" dengan tawaran konkret: "Sabtu sore aku bawakan makan malam" atau "Aku temani kamu ke makam kalau kamu mau". Tulis juga bahwa dia tidak wajib membalas.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q. Kapan waktu yang tepat mengirim surat untuk teman yang berduka?
Tidak ada kata terlambat. Kirim pesan singkat di hari pertama, lalu surat yang lebih panjang beberapa minggu kemudian, saat tamu sudah berhenti datang dan temanmu mulai sendirian dengan kehilangannya.
Q. Bisakah surat ini terbuka tepat di hari 40, hari 100, atau ulang tahun almarhum?
Bisa. Kamu menentukan tanggal buka, dan surat terbuka pukul 00.00 pada hari itu. Suratnya dikirim sebagai satu tautan lewat WhatsApp, dan kamu bisa menambahkan kata sandi kalau ingin hanya dia yang membukanya. Menulis, menyegel, dan mengirim semuanya gratis.